Menghambat siklooksigenase (COX-1 dan COX-2) serta sintesis prostaglandin; bersifat analgesik, antiinflamasi, dan antipiretik.
Digunakan untuk
Meredakan tanda dan gejala osteoartritis; Meredakan tanda dan gejala artritis reumatoid; Artritis reumatoid juvenil pauciartikular atau poliartikular pada pasien dengan berat badan minimal 60 kg
Efek samping umum
Diare; Infeksi saluran napas atas; Dispepsia; Gejala mirip influenza
Peringatan kotak
OAINS dapat menyebabkan kejadian trombotik kardiovaskular serius yang berpotensi fatal serta perdarahan, ulserasi, atau perforasi saluran cerna. Meloksikam dikontraindikasikan dalam konteks operasi bypass arteri koroner.
Peringatan
Hepatotoksisitas; Gagal jantung dan edema; Toksisitas ginjal
Interaksi
Antikoagulan (misalnya warfarin); SSRI / SNRI
Soal nama dagang hanya memakai pasangan nama yang telah diverifikasi pada sumber produk tertaut. Pasangan yang belum terverifikasi tidak dimasukkan dalam soal ini; materi belajar lainnya tetap tersedia.
Tanggal sumber: 20260819 · Untuk belajar, bukan keputusan klinis. Informasi produk dan nama dagang mengacu pada Amerika Serikat. Selalu periksa sumber asli terbaru.
Tanggal pemeriksaan sumber: 2026-10-21. Dokumen sumber dan beberapa kolom telah dibandingkan. Seluruh kartu belum menjalani tinjauan klinis independen.
Mekanisme: Mekanismenya belum sepenuhnya dipahami tetapi melibatkan penghambatan COX-1 dan COX-2; berkurangnya sintesis prostaglandin dapat berperan dalam efek perifernya.
Ada di kedua kartu: Efek samping umum — Dispepsia · Peringatan — Hepatotoksisitas; Gagal jantung dan edema; Toksisitas ginjal
Hanya di kartu Indometasin: Digunakan untuk — Artritis reumatoid sedang hingga berat, termasuk kekambuhan akut; Spondilitis ankilosa sedang hingga berat; Osteoartritis sedang hingga berat; Nyeri bahu akut akibat bursitis dan/atau tendinitis · Efek samping umum — Sakit kepala; Pusing; Mual · Interaksi — Antikoagulan (mis. warfarin); Aspirin dan antiplatelet; SSRI dan SNRI
Mekanisme: Memiliki efek analgesik, antiinflamasi, dan antipiretik; mekanismenya diyakini melibatkan penurunan sintesis prostaglandin, terutama melalui penghambatan COX-2.
Ada di kedua kartu: Efek samping umum — Diare; Infeksi saluran napas atas; Dispepsia
Hanya di kartu Selekoksib: Digunakan untuk — Tanda dan gejala osteoartritis atau artritis reumatoid; Artritis reumatoid juvenil mulai usia 2 tahun; spondilitis ankilosa; Nyeri akut pada orang dewasa; Dismenore primer · Efek samping umum — Nyeri perut; Edema perifer · Peringatan — Alergi sulfonamida; alergi aspirin/OAINS; Hepatotoksisitas; toksisitas ginjal; Gagal jantung, hipertensi, toksisitas janin · Interaksi — Antikoagulan / antiplatelet; SSRI / SNRI (perdarahan); Aspirin (dosis analgesik)
Mekanisme: Mekanismenya belum sepenuhnya dipahami, tetapi melibatkan penghambatan COX-1 dan COX-2. Diklofenak menghambat sintesis prostaglandin secara in vitro; berkurangnya prostaglandin perifer dapat berkontribusi pada efek analgesik dan antiinflamasinya.
Ada di kedua kartu: Peringatan — Hepatotoksisitas; Gagal jantung dan edema; Toksisitas ginjal
Hanya di kartu Diklofenak (topikal): Digunakan untuk — Nyeri osteoartritis lutut · Efek samping umum — Kulit kering di tempat pengolesan; Pengelupasan kulit; Eritema; Gatal (pruritus) · Interaksi — Antikoagulan (warfarin); Obat yang mengganggu hemostasis (SSRI)
Sebuah butir dihitung sama hanya jika kedua kartu memakai kata-kata yang sama. Jika suatu butir tidak tercantum di kartu, bukan berarti efek itu tidak pernah terjadi.
Peringatan kotak di kartu terkait
Ibuprofen: OAINS meningkatkan risiko kejadian trombotik kardiovaskular serius serta perdarahan, ulserasi, dan perforasi gastrointestinal; tidak digunakan dalam konteks operasi bypass arteri koroner (CABG).
Naproksen: OAINS meningkatkan risiko kejadian trombotik kardiovaskular serius (infark miokard, stroke) serta perdarahan, ulserasi, dan perforasi saluran cerna; penggunaannya dikontraindikasikan dalam konteks operasi bypass arteri koroner (CABG).
Selekoksib: OAINS meningkatkan risiko kejadian trombotik kardiovaskular serius (infark miokard, stroke) serta perdarahan, ulserasi, dan perforasi saluran cerna; dikontraindikasikan dalam konteks operasi bypass arteri koroner (CABG).
Diklofenak (oral): Peningkatan risiko kejadian trombotik kardiovaskular serius (infark miokard, stroke) serta perdarahan, ulserasi, dan perforasi saluran cerna.
Statistik penggunaan opsional membantu mengetahui alat yang bermanfaat. Jawaban kuis, nama proyek, dan ukuranmu tidak dikirim. Alat tetap berfungsi apa pun pilihanmu.