Diklofenak (topikal): kerja, kegunaan, dan peringatan
Pelajari efek diklofenak topikal terhadap COX, kegunaannya untuk nyeri osteoartritis lutut, serta risiko kardiovaskular dan saluran cerna.
Nama generik?
Diklofenak
Golongan obat?
OAINS (topikal)
Mekanisme
Mekanismenya belum sepenuhnya dipahami, tetapi melibatkan penghambatan COX-1 dan COX-2. Diklofenak menghambat sintesis prostaglandin secara in vitro; berkurangnya prostaglandin perifer dapat berkontribusi pada efek analgesik dan antiinflamasinya.
Digunakan untuk
Nyeri osteoartritis lutut
Efek samping umum
Kulit kering di tempat pengolesan; Pengelupasan kulit; Eritema; Gatal (pruritus)
Peringatan kotak
OAINS meningkatkan risiko kejadian trombotik kardiovaskular yang berpotensi fatal (termasuk infark miokard dan stroke) serta perdarahan, ulserasi, dan perforasi saluran cerna. Larutan topikal ini dikontraindikasikan dalam konteks operasi bypass arteri koroner (CABG).
Peringatan
Hepatotoksisitas; Gagal jantung dan edema; Toksisitas ginjal
Interaksi
Antikoagulan (warfarin); Obat yang mengganggu hemostasis (SSRI)
Soal nama dagang hanya memakai pasangan nama yang telah diverifikasi pada sumber produk tertaut. Pasangan yang belum terverifikasi tidak dimasukkan dalam soal ini; materi belajar lainnya tetap tersedia.
Tanggal sumber: 20260610 · Untuk belajar, bukan keputusan klinis. Informasi produk dan nama dagang mengacu pada Amerika Serikat. Selalu periksa sumber asli terbaru.
Tanggal pemeriksaan sumber: 2026-10-21. Dokumen sumber dan beberapa kolom telah dibandingkan. Seluruh kartu belum menjalani tinjauan klinis independen.
Mekanisme: Menghambat siklooksigenase (COX-1 dan COX-2) serta sintesis prostaglandin; bersifat analgesik, antiinflamasi, dan antipiretik.
Ada di kedua kartu: Peringatan — Hepatotoksisitas; Gagal jantung dan edema; Toksisitas ginjal
Hanya di kartu Meloksikam: Digunakan untuk — Meredakan tanda dan gejala osteoartritis; Meredakan tanda dan gejala artritis reumatoid; Artritis reumatoid juvenil pauciartikular atau poliartikular pada pasien dengan berat badan minimal 60 kg · Efek samping umum — Diare; Infeksi saluran napas atas; Dispepsia; Gejala mirip influenza · Interaksi — Antikoagulan (misalnya warfarin); SSRI / SNRI
Mekanisme: Mekanismenya belum sepenuhnya dipahami tetapi melibatkan penghambatan COX-1 dan COX-2; berkurangnya sintesis prostaglandin dapat berperan dalam efek perifernya.
Ada di kedua kartu: Peringatan — Hepatotoksisitas; Gagal jantung dan edema; Toksisitas ginjal
Hanya di kartu Indometasin: Digunakan untuk — Artritis reumatoid sedang hingga berat, termasuk kekambuhan akut; Spondilitis ankilosa sedang hingga berat; Osteoartritis sedang hingga berat; Nyeri bahu akut akibat bursitis dan/atau tendinitis · Efek samping umum — Sakit kepala; Pusing; Dispepsia; Mual · Interaksi — Antikoagulan (mis. warfarin); Aspirin dan antiplatelet; SSRI dan SNRI
Mekanisme: Memiliki efek analgesik, antiinflamasi, dan antipiretik. Mekanismenya belum sepenuhnya dipahami, tetapi melibatkan penghambatan COX-1/COX-2 dan berkurangnya sintesis prostaglandin.
Ada di kedua kartu: Interaksi — Antikoagulan (warfarin); Obat yang mengganggu hemostasis (SSRI)
Hanya di kartu Diklofenak (oral): Digunakan untuk — Osteoartritis; Artritis reumatoid; Spondilitis ankilosa · Efek samping umum — Nyeri perut; Dispepsia; Mual; Diare; Sakit kepala · Peringatan — Alergi akibat aspirin atau OAINS (kontraindikasi); Dalam konteks operasi bypass arteri koroner (CABG) (kontraindikasi)
Sebuah butir dihitung sama hanya jika kedua kartu memakai kata-kata yang sama. Jika suatu butir tidak tercantum di kartu, bukan berarti efek itu tidak pernah terjadi.
Peringatan kotak di kartu terkait
Ibuprofen: OAINS meningkatkan risiko kejadian trombotik kardiovaskular serius serta perdarahan, ulserasi, dan perforasi gastrointestinal; tidak digunakan dalam konteks operasi bypass arteri koroner (CABG).
Meloksikam: OAINS dapat menyebabkan kejadian trombotik kardiovaskular serius yang berpotensi fatal serta perdarahan, ulserasi, atau perforasi saluran cerna. Meloksikam dikontraindikasikan dalam konteks operasi bypass arteri koroner.
Naproksen: OAINS meningkatkan risiko kejadian trombotik kardiovaskular serius (infark miokard, stroke) serta perdarahan, ulserasi, dan perforasi saluran cerna; penggunaannya dikontraindikasikan dalam konteks operasi bypass arteri koroner (CABG).
Selekoksib: OAINS meningkatkan risiko kejadian trombotik kardiovaskular serius (infark miokard, stroke) serta perdarahan, ulserasi, dan perforasi saluran cerna; dikontraindikasikan dalam konteks operasi bypass arteri koroner (CABG).
Statistik penggunaan opsional membantu mengetahui alat yang bermanfaat. Jawaban kuis, nama proyek, dan ukuranmu tidak dikirim. Alat tetap berfungsi apa pun pilihanmu.